MikroTik || Simple Queue di MikroTik

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pada blog kali ini, saya akan mengkonfigurasi Simple Queue menggunakan MikroTik.

Simple queue adalah metode yang paling mudah untuk mengatur distribusi bandwidth yang ada secara rasional. Simple queue bisa melimit upload, download atau total (upload+download) sekaligus dalam 1 rule.

Source : https://debylaadellia.wordpress.com/2017/12/13/simple-queue-pada-mikrotik/

Oke, langsung saja ke konfigurasinya.

Pertama-tama kita buat DHCP-Client dengan Interface yang mengarah pada internet terlebih dahulu.

Lalu, kita buat bridge dengan nama terserah anda, kemudian klik Apply >> Ok.

Selanjutnya, tambahkan bridge port dengan Interface wlan1 dan ether2.

Imterface wlan1
Interface ether2

Jika sudah membuat bridge, Selanjutnya kita akan melakukan konfigurasi router gateway.

Pertama, buat IP Address dengan Interface bridge yang telah kita buat sebelumnya.

Selanjutnya, tambahkan Firewall Nat dengan chain: srcnat, out. interface: ether1, dan action: masquerade.

Kemudian, pada tab DHCP-Server klik dhcp setup lalu arahkan interfacenya ke bridge1, lalu klik next sampai muncul tulisan Setup has completed succesfully.

Selanjutnya, kita cek apakah PC sudah mendapatkan IP atau belum.

Jika sudah mendapatkan IP, kita coba speedtest terlebih dahulu untuk menguji kecepatan internet kita sebelum kita buat simple queue.

Kecepatan bandwidth belum ter-limit

Selanjutnya kita buat Simple Queue, pada menu simple queue klik add(+) kemudian di tab general kita isikan target dengan IP PC kita dan untuk Max Limit kita batasi hanya 1Mbps.

Lalu kita coba speedtest lagi dan lihat apa yang terjadi.

Terlihat pada gambar diatas bahwa kecepatan bandwidth kita sudah ter-limit.

Sekian blog pada kali ini, Wassalamualaikum Wr. Wb.

Diterbitkan oleh Ahmad Rizal

Hallo teman-teman semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai